Tahun 2013, Dua Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung Juga Pernah Guncang Bali

Kasus pembunuhan ayah oleh anak kandungnya sudah pernah terjadi Bali tahun 2013 lalu. Bahkan, saat itu terjadi dua kasus, hanya berselang dua bulan.

Ilustrasi kasus pembunuhan (balisaja.com/www.pixabay.com)

Oleh: I MADE SUJAYA

Kabar pilu datang dari utara Bali awal pekan ini. Koran-koran dan media-media daring memberitakan seorang anak membunuh ayah kandungnya sendiri. Semua orang tentu tersentak. Tak hanya orang-orang Bali yang bertanya-tanya apa gerangan yang menyebabkan peristiwa tragis itu terjadi. Karena peristiwa ini juga diberikan media-media nasional, keprihatinan juga datang dari orang-orang di luar Bali. 

Gede Darmika (50), warga Banjar Dinas Kayuputih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Buleleng dikabarkan membunuh ayah kandungnya sendiri, I Wayan Purna (72), pada Senin, 17 Mei 2021, sore, menggunakan senjata tajam. Ironisnya, peristiwa itu terjadi seusai keduanya melayat ke rumah tetangga yang meninggal dunia. Dari hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian terungkap, tersangka membunuh ayahnya setelah sempat terjadi percekcokan di rumah. Darmika juga diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat menghabisi nyawa ayahnya. 

Meski penjelasan polisi soal motif itu sudah menyebar, toh banyak orang tetap tak habis pikir, seorang anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri. Menurut cerita sang adik, Darmika termasuk anak kesayangan ayahnya. Tentu, nanti pengadilan akan mengungkap terang kasus ini, apa sesungguhnya yang menjadi penyebab tragedi ini. 

Namun, kasus anak membunuh ayah kandung di Bali sejatinya bukan baru kali ini terjadi. Pada tahun 2013, kasus serupa juga pernah mengguncang Bali. Bahkan, pada tahun itu, muncul dua kasus sekaligus. Berikut cuplikan kasusnya yang dihimpun balisaja.com dari berbagai sumber. 

Anak Membunuh Ayah Kandung di Karangasem 

Minggu, 27 Oktober 2013, warga Banjar Lebuh, Desa Tri Buana, Kecamatan Abang, Karangasem geger dengan jazad seorang kakek berusia 70 tahun, I Gede Dita alias Klendit,  ditemukan tergantung di rumahnya. Kasus itu dilaporkan ke Polsek Abang. Awalnya orang-orang menduga Dita bunuh diri. Namun, polisi melihat sejumlah kejanggalan, terutama kepala korban yang bonyok. Pengusutan polisi mengungkap fakta mengejutkan. Klendit bukan tewas gantung diri, tapi dibunuh. Lebih mengejutkan lagi, yang diduga membunuh adalah anaknya sendiri, I Made Putu Aryawan. Aryawan yang saat itu berusia 19 tahun, akhirnya mengakui perbuatannya. Polisi pun meringkus Aryawan dan menjatuhkan pasal pembunuhan. 

Dari hasil penyelidikan polisi terungkap, korban kerap minum tuak hingga mabuk. Ketika tengah mabuk, korban seringkali mengumpat orang-orang. Saat kejadian, korban sempat menantang Aryawan. Karena emosi dan rasa malu, Aryawan menghantam kepala belakang korban dengan talenan. Korban pun langsung tewas. Untuk menutupi perbuatannya, Aryawan menggantung jazad ayahnya sehingga orang mengira sang ayah tewas karena bunuh diri. 

"Sulinggih" Dibunuh Anak Kandung di Badung 

Selang dua bulan kemudian, kasus serupa kembali mencuat di Badung. Kali ini kasusnya lebih menghebohkan lagi. Seorang sulinggih (pemimpin agama Hindu) di Badung, Ida Pedanda Putu Kemenuh (58) dibunuh anak kandungnya sendiri, IB Gede Radiana yang saat itu berusia 25 tahun. Selain membunuh sang ayah, Radiana juga melukai sang ibu, Ida Pedanda Istri Rai Kemenuh, dengan sejumlah tusukan. 

Pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Dusun Batulumbang, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada 18 Desember 2013. Seperti diberitakan berbagai media saat itu, Hasil penyelidikan polisi mengungkap motif pelaku karena jengkel tidak diberi uang. Polisi saat itu menduga Radiana sebagai pengguna narkoba dan uang yang diminta untuk dibelikan narkoba. Karena permintaannya tidak dipenuhi, korban dan pelaku terlibat percekcokan. Karena kalap, Radiana pun menikam ayahnya dengan pisau hingga tewas. 

Dua peristiwa itu terjadi akhir tahun 2013. Hampir delapan tahun kemudian, kasus anak membunuh ayah kandungnya kembali terjadi. Kali ini datang dari Buleleng. Banyak orang Bali mengelus dada, prihatin karena kasus semacam itu terulang lagi. Sebagian mencoba mengusut-usut mengapa seorang anak sampai tega membunuh ayah kandungnya sendiri. Pertanyaan yang tak mudah dijawab, memang. Tapi, tentu banyak yang berdoa agar di masa depan tak ada lagi kasus percekcokan antara orang tua dan anak yang berujung pembunuhan. Kabar peristiwa semacam ini benar-benar memilukan hati siapa pun yang membacanya. (b.)

_________________________________ 

Penyunting: KETUT JAGRA

COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Tahun 2013, Dua Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung Juga Pernah Guncang Bali
Tahun 2013, Dua Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung Juga Pernah Guncang Bali
Kasus pembunuhan ayah oleh anak kandungnya sudah pernah terjadi Bali tahun 2013 lalu. Bahkan, saat itu terjadi dua kasus, hanya berselang dua bulan.
https://1.bp.blogspot.com/-FqoJrNeLvq4/YKTBKSrlC1I/AAAAAAAABIg/0M2L9XufiAcXh8dnTJSvOVrbfDqvWYtcACLcBGAsYHQ/w640-h360/Pembunuhan.png
https://1.bp.blogspot.com/-FqoJrNeLvq4/YKTBKSrlC1I/AAAAAAAABIg/0M2L9XufiAcXh8dnTJSvOVrbfDqvWYtcACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/Pembunuhan.png
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2021/05/tahun-2013-dua-kasus-anak-bunuh-ayah.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2021/05/tahun-2013-dua-kasus-anak-bunuh-ayah.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content