Bali Perlu Buat Perda Cegah Penghancuran Situs Bersejarah

Untuk mencegah penghancuran situs bersejerah di Bali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali didorong membuat peraturan daerah (perda) khusus yang mengatur penyelamatan situs bersejarah di Bali. Pandangan ini disampaikan Ketua Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ), I Made Bakti Wiyasa, Rabu (21/11).

Untuk mencegah penghancuran situs bersejerah di Bali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali didorong membuat peraturan daerah (perda) khusus yang mengatur penyelamatan situs bersejarah di Bali. Pandangan ini disampaikan Ketua Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ), I Made Bakti Wiyasa, Rabu (21/11). 

"Atau setidaknya, dalam revisi perda desa pakraman yang tengah diwacanakan DPRD Bali, bisa dimasukkan satu klausul tentang pelestarian situs dan ritus mengingat situs dan ritus ini ada di desa pakraman,” tegas Bakti Wiyasa.

Rapat kerja Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ) di Kesiman Kertalangu, Denpasar, Jumat (16/11).

Bakti Wiyasa mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya ingin beraudiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster. Sesuai visi misi Gubernur Koster dalam pelestarian budaya Bali, Bakti Wiyasa menilai pelestarian situs di Bali tentu menjadi sangat penting pula diperhatikan. 

Lebih lanjut dikatakan, dalam beberapa tahun terakhir, sudah banyak situs pura di Bali yang dihancurkan dengan dalih perbaikan atau renovasi. Hal ini dikarenakan minimnya pemahaman masyarakat maupun pejabat terkait akan tattwa (pengetahuan) akan pura-pura tua tersebut, sehingga renovasi yang dilakukan justru menghancurkan situs tersebut. Oleh karena itu, BPJ mendorong adanya peraturan di tingkat provinsi dalam upaya pemeliharaan bangunan-bangunan pura tersebut.

Dalam upaya pelestarian situs dan ritus di Bali, Yayasan Bakti Petiwi Jati (BPJ) siap bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan BPJ, I Made Bakti Wiyasa, Rabu (21/11) di Denpasar.

Bakti Wiyasa mengatakan, BPJ baru saja melaksanakan rapat kerja (raker) perdana pada Jumat (16/11) di Kesiman Kertalangu, Denpasar. Dalam raker tercetus sejumlah program kerja. Program jangka pendeknya antara lain melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, melakukan koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB), Balai Arkeologi (Balar), dan Dinas Kebudayaan provinsi serta kabupaten/kota se-Bali. BPJ juga akan melakukan kerja sama dengan civitas akademika untuk pelestarian situs dan ritus.

Ia melanjutkan, beberapa program jangka pendek lainnya yang diputuskan dalam raker BPJ yakni melakukan pemotretan dan pendataan situs, pameran foto dan seni multimedia tentang situs dan ritus, melakukan koordinasi dengan lembaga rohani (puri) untuk melakukan fungsinya. “BPJ juga ingin ikut serta mendampingi pemerintah kabupaten/kota dalam upaya rekrutmen tenaga ahli cagar budaya,” ujarnya.

Dalam raker perdana yang diikuti para pengurus, pembina, dan penasihat BPJ tersebut juga diputuskan beberapa program jangka menengah antara lain pendataan situs di seluruh Bali, menyelenggarakan workshop dan seminar terkait situs dan ritus, penerbitan buku tentang situs dan ritus di Bali. “Untuk jangka panjang, guna memaksimalkan gerak kita di seluruh Bali, BPJ akan mendirikan perwakilan di setiap wilayah kota/kabupaten,” imbuh Bakti Wiyasa. (b.)

Teks dan Foto: Nyoman Dhirendra

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Bale Bengong,7,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,3,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,10,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Bali Perlu Buat Perda Cegah Penghancuran Situs Bersejarah
Bali Perlu Buat Perda Cegah Penghancuran Situs Bersejarah
Untuk mencegah penghancuran situs bersejerah di Bali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali didorong membuat peraturan daerah (perda) khusus yang mengatur penyelamatan situs bersejarah di Bali. Pandangan ini disampaikan Ketua Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ), I Made Bakti Wiyasa, Rabu (21/11).
https://1.bp.blogspot.com/-Sg9uonPmP1E/W_cxa7Zfd_I/AAAAAAAAApY/TsgYdricP8IeuUKktkV03cvkRjvAxoZjgCLcBGAs/s640/Raker%2BBPJ.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Sg9uonPmP1E/W_cxa7Zfd_I/AAAAAAAAApY/TsgYdricP8IeuUKktkV03cvkRjvAxoZjgCLcBGAs/s72-c/Raker%2BBPJ.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2018/11/bali-perlu-buat-perda-cegah.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2018/11/bali-perlu-buat-perda-cegah.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content