"Manyama Braya": Kebahagiaan dalam Kebersamaan

Orang Bali merasa berbahagia ketika berada dan diterima dalam komunitasnya. Tak jarang orang Bali lebih memilih bekerja di tempat yang memberi keleluasaan untuk mengatur waktu libur meskipun gajinya kecil, tinimbang bekerja pada perusahaan yang begitu ketat dalam memberikan waktu libur kendati pun pendapatannya menggiurkan. “Apang nyidang manyama braya, agar bisa bermasyarakat.” Begitu alasan yang kerap dikemukakan.

Setelah Sembilan tahun menjadi duty manager di Bulgari Hotel dan Ritz Carlton, I Made Sutanaya (34) memilih berhenti dan memutuskan mendirikan usaha sendiri. Alasan utama warga Banjar Adat Tengah, Desa Pecatu memang ingin berwirausaha mandiri. Namun, keputusan Sutanaya juga didorong oleh pertimbangan sosial yang kuat. “Di sini dapat bermasyarakat. Sebagai orang Bali, kita diikat oleh tempekan, oleh banjar,” kata Sutanaya.

Dulu, tutur Sutanaya, di Bulgari, dia masuk pagi pulang malam. Pagi meeting, siang meeting, jam 6 meeting lagi. “Sekarang dengan memiliki usaha sendiri, saya bisa berbinis, bermasyarakat juga dapat,” tutur Sutanaya.



Sutanaya bukan satu-satunya orang Bali yang karena pertimbangan ingin bisa bermasyarakat di dalam komunitas adatnya lantas memutuskan berhenti bekerja atau pindah kerja. Seorang warga Klungkung, Ketut Kartika (45) juga memutuskan pindah kerja dari Jimbaran ke Gianyar karena ingin lebih dekat dengan kampung halamannya sehingga tetap bisa manyama braya.

“Selama bekerja di Jimbaran, saya nyaris tak punya waktu untuk manyama braya. Padahal, sebagai orang Bali, kita tidak bisa lepas dari tradisi ini,” kata Kartika.

Mungkin banyak orang memandang keputusan Sutanaya dan Kartika sebagai hal yang aneh. Namun, keduanya mengaku jalan itu yang membuatnya bahagia.

“Kebahagiaan itu bukan hanya karena kita mampu mengumpulkan materi dari kerja keras kita, tapi juga sejauh mana kita sudah mengumpulkan karma baik di masyarakat dengan manyama braya,” tutur Kartika.

Jamak sekali, memang, orang Bali yang merasa berbahagia ketika berada dan diterima dalam komunitasnya. Tak jarang orang Bali lebih memilih bekerja di tempat yang memberi keleluasaan untuk mengatur waktu libur meskipun gajinya kecil, tinimbang bekerja pada perusahaan yang begitu ketat dalam memberikan waktu libur kendati pun pendapatannya menggiurkan. “Apang nyidang manyama braya, agar bisa bermasyarakat.” Begitu alasan yang kerap dikemukakan.


Keguyuban dalam komunitas, bagi orang Bali, seperti sebuah penawar kebahagiaan. Di tengah-tengah komunitas itulah orang Bali menikmati canda tawa, saling berinteraksi. Di tengah-tengah komunitas itu pula orang Bali merasa mendapat tempat, kehadirannya dirasakan bermanfaat. (b.) 

Teks dan Foto: Sujaya
Foto: Putu Kace Kedonganan

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Bale Bengong,7,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,3,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,10,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: "Manyama Braya": Kebahagiaan dalam Kebersamaan
"Manyama Braya": Kebahagiaan dalam Kebersamaan
Orang Bali merasa berbahagia ketika berada dan diterima dalam komunitasnya. Tak jarang orang Bali lebih memilih bekerja di tempat yang memberi keleluasaan untuk mengatur waktu libur meskipun gajinya kecil, tinimbang bekerja pada perusahaan yang begitu ketat dalam memberikan waktu libur kendati pun pendapatannya menggiurkan. “Apang nyidang manyama braya, agar bisa bermasyarakat.” Begitu alasan yang kerap dikemukakan.
https://3.bp.blogspot.com/-4GSUQ9y-ZRg/Wl1XtOrFBtI/AAAAAAAAAZ8/Cgx8zGydaBcZlDQLzWoZycey0HxHM-g5ACLcBGAs/s640/Manyama%2BBraya-2.jpeg
https://3.bp.blogspot.com/-4GSUQ9y-ZRg/Wl1XtOrFBtI/AAAAAAAAAZ8/Cgx8zGydaBcZlDQLzWoZycey0HxHM-g5ACLcBGAs/s72-c/Manyama%2BBraya-2.jpeg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2018/01/manyama-braya-kebahagiaan-dalam.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2018/01/manyama-braya-kebahagiaan-dalam.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content