Membentengi Anak dari Kasus Kekerasan Seksual

Kasus kekerasan seksual pada anak, terutama anak usia sekolah dasar (SD), yang marak belakangan ini, sangat memprihatinkan. Hal ini mendoro...

Kasus kekerasan seksual pada anak, terutama anak usia sekolah dasar (SD), yang marak belakangan ini, sangat memprihatinkan. Hal ini mendorong Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (Bali) melaksanakan program “KPPAD Bali Goes To School”. Ini program penyuluhan ke sekolah-sekolah dengan tujuan membentengi anak-anak dari kasus kekerasan seksual.

Program “KPPAD Bali Goes To School” dimulai Sabtu (27/5) di tiga SD di Kecamatan Tabanan, yakni SDN 1 Dajan Peken, SDN 1 Subamia dan SD Bintang Persada. Anak-anak yang hadir antusias dengan penyuluhan yang diberikan Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali, Luh Gede Yastini.



Yastini memberikan sejumlah materi dasar tentang kekerasan seksual, di antaranya bagaimana anak anak mengetahui bagian tubuhnya yang harus dijaga dan bersikap melawan atau melaporkan apabila ada tindakan tindakan tidak senonoh yang dilakukan orang lain. Selain itu juga diberikan pemahaman tentang saling menghargai dan tidak melakukan perundungan (bullying).

“Kami berharap program ini akan membuka kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak dari tindak kekerasan seksual. Selain itu, anak-anak juga memiliki self defense (kemampuan mempertahankan diri dan melawan) apabila menghadapi tindakan kekerasan di sekitarnya,” kata Yastini.

Meningkat

Pekan lalu, saat berbicara dalam acara Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) 2017, di Golden Tulip, Denpasar, Bali, Ketua KPPAD Bali, AA Sagung Anie Asmoro mengatakan di Bali ada 87 kasus kekerasan seksual dan fisik pada anak di tahun 2016. Sejumlah kasus pelecehan seksual muncul dari wilayah Karangasem dan Buleleng. Kasus pernikahan dini banyak terjadi di Bangli, sedangkan kenakalan anak atau remaja banyak terjadi di Denpasar. “Kalau di kota itu kasusnya kebanyakan pencurian dan geng motor,” kata Anie Asmoro.

Yang mengundang keprihatinan, imbuh Anie Asmoro, korban kebanyakan usia 3,5 tahun-18 tahun. Lebih membuat miris, pelaku kejahatan kebanyakan datang dari keluarga atau kerabat dekat korban. Kebanyakan korban juga kenal dekat dengan pelaku.

“Sayangnya masih banyak yang tidak berani melaporkan kasus ini. Karena berkaitan dengan nama baik, bahkan ada yang dijauhi di lingkungannya,” beber Anie Asmoro.

Untuk menekan angka kasus kekerasan seksual terhadap anak itulah, KPPAD melaksanakan program “KPPAD Goes to School” mulai akhir Mei 2017.  KPPAD Bali bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) baik di provinsi maupun kabupaten/kota memberikan edukasi ke sekolah dari tingkat TK hingga SMP mengenai kekerasan seksual sejak dini.


Program ini, kata Anie Asmoro menyasar siswa TK hingga SMP dengan materi yang berbeda sesuai jenjang. Materi untuk TK dan SD seputar bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain, sedangkan materi untuk siswa SMP, seputar edukasi dan bahaya pacaran pada usia dini. Penentuan sekolah terpilih dilakukan pihak Disidikpora kabupaten/kota. Program ini dijadwalkan dua kali seminggu, dengan melibatkan minimal tiga komisioner. (b.)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

Bale Bengong,7,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,3,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,10,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Membentengi Anak dari Kasus Kekerasan Seksual
Membentengi Anak dari Kasus Kekerasan Seksual
https://4.bp.blogspot.com/-z4dJXlMppx8/WS3w05OLB-I/AAAAAAAAARk/lMcCa9EahRciwJbllUT9px2IfXmLXhqhACLcB/s640/KPPAD%2BGoes%2BTo%2BSchool.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-z4dJXlMppx8/WS3w05OLB-I/AAAAAAAAARk/lMcCa9EahRciwJbllUT9px2IfXmLXhqhACLcB/s72-c/KPPAD%2BGoes%2BTo%2BSchool.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2017/05/membentengi-anak-dari-kasus-kekerasan.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2017/05/membentengi-anak-dari-kasus-kekerasan.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content