Cegah Kebangkrutan LPD, Pengelola dan Warga Tak Boleh "Ngelahin"

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) itu lembaga keuangan komunitas khas Bali milik atau duwe desa adat. Karena milik desa adat lantas banyak or...

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) itu lembaga keuangan komunitas khas Bali milik atau duwe desa adat. Karena milik desa adat lantas banyak orang menganggap LPD itu milik bersama, gelah bareng. Asalkan berstatus sebagai krama desa adat tentu ikut memiliki LPD. Walaupun sesungguhnya, saat dibentuk pertama kali, tidak ada kewajiban yang dibebankan kepada krama desa adat untuk misalnya, menyetor simpanan pokok atau simpanan wajib seperti halnya lembaga keuangan gelah bareng lainnya, semisal koperasi.

“Pernyataan bahwa LPD sebagai duwe desa adat seringkali disalahartikan,” kata Kepala LPD Pecatu, Kuta Selatan, Badung, I Ketut Giriarta.

Karyawan LPD melayani nasabah krama desa (balisaja.com/istimewa)
Karena duwe desa adat, tak jarang ada yang berpandangan bahwa segala yang dimiliki LPD adalah milik seluruh krama desa. Lantas, karena milik seluruh krama, boleh-boleh saja jika krama menggunakan sesuai keinginan.

Padahal, konsep duwe atau gelah bareng dalam tradisi Bali menekankan pada aspek tanggung jawab, bukan hak. Duwe atau gelah bareng menuntut tanggung jawab untuk menjaga, mempertahankan dan bahkan mengembangkannya. Duwe atau gelah bareng adalah “milik bersama” yang akan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi berikutnya.

“Karena duwe atau gelah bareng, seyogyanya tidak boleh seenaknya memanfaatkan apa yang menjadi duwe atau gelah bareng itu,” ujar Giriarta.

Menurut Giriarta, LPD sebagai duwe desa adat adalah milik komunitas adat. Kata “milik” berlaku ketika berbicara komunitas, tidak orang per orang krama. Itu sebabnya, keputusan tertinggi dalam pengambilan keputusan penting dan strategis bagi LPD diambil dalam paruman desa adat. Bahkan, seorang kelian atau bendesa adat pun tidak bisa mengambil keputusan sendiri terhadap hal-hal paling strategis bagi LPD. Keputusan harus diambil secara kolektif melalui paruman desa. Semua anggota komunitas harus tahu dan berkontribusi dalam rapat pengambilan keputusan.

Hal yang sering dijadikan selentingan terhadap LPD yakni soal kredit kepada krama desa. Segelintir krama berpandangan, karena LPD milik desa semestinya krama desa dipermudah dalam meminjam di LPD, termasuk memberikan bunga rendah. “Ada yang berujar, “LPD ne kan iraga ngelah, sepatutne elah!”. Kan tidak bisa begitu,” kata Giriarta.

Memang, diakui Giriarta, LPD didedikasikan untuk membantu akses permodalan bagi krama karena banyak krama yang tidak memenuhi syarat jika mengajukan kredit di lembaga perbankan atau lembaga keuangan umum lainnya. Namun, hal itu tidak lantas berarti LPD harus menggampangkan atau ngelahin.

“Meskipun LPD itu gelah (milik) kita, salah kaprah jika kita menggunakan dengan elah (gampang). Bagaimana pun LPD adalah entitas usaha khas milik komunitas adat Bali sehingga aspek analisis kredit tetap harus dilakukan. Hal ini dilakukan agar LPD tidak sampau bangkrut. Ngelahin (menggampangkan) adalah salah satu pangkal kebangkrutan sebuah lembaga keuangan. Justru karena gelah ajak liu (milik bersama), LPD tak boleh elah, apalagi ampah (teledor),” imbuh Giriarta.

Kendati pun LPD memberlakukan analisis kredit bagi setiap krama yang meminjam hal itu tidaklah serumit persyaratan mengajukan kredit di lembaga perbankan. LPD hanya perlu persyaratan dasar kredit terpenuhi dan pemimpin-pemimpin lembaga di tingkat desa mengetahui sebagai fungsi kontrol.


“Ada ungkapan para tetua Bali di masa lalu, kelet di malu, elah di duri (ketat di awal, gampang di akhir) jauh lebih baik daripada elah di malu, kelet di duri (gampang di awal tetapi ketat di akhir),” tandas Giriarta. (b.)

COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,266,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Cegah Kebangkrutan LPD, Pengelola dan Warga Tak Boleh "Ngelahin"
Cegah Kebangkrutan LPD, Pengelola dan Warga Tak Boleh "Ngelahin"
https://2.bp.blogspot.com/-PxzcgDeEIrU/VxVbtcYiUOI/AAAAAAAAAEY/ah7iF3RxcwMRkM9J6Mxwn66xiEwhmr_RACLcB/s640/LPD.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-PxzcgDeEIrU/VxVbtcYiUOI/AAAAAAAAAEY/ah7iF3RxcwMRkM9J6Mxwn66xiEwhmr_RACLcB/s72-c/LPD.JPG
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2016/04/cegah-kebangkrutan-lpd-pengelola-dan.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2016/04/cegah-kebangkrutan-lpd-pengelola-dan.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content