"Monumen" Engeline, Kesadaran Baru Antikekerasan Terhadap Anak

Engeline dijadikan ikon perlawanan kekerasan terhadap anak. Bahkan muncul rencana membangun monumen Engeline. Namun, "monumen" di dalam diri sebagai kesadaran baru jauh lebih penting.

Sabtu (20/6) kemarin, sepuluh hari setelah jazad Engeline ditemukan, Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Indonesia bersama Pemerintah Kota Denpasar menetapkan bocah malang berusia delapan tahun itu sebagai ikon atau simbol perlawanan kekerasan terhadap anak. Bahkan, berkembang rencana membangun monumen untuk mengenang Engeline. Monumen itu diharapkan mengingatkan orang untuk menghentikan penelantaran, eksploitasi dan kekerasan terhadap anak. 

"Kematian putri cantik Engeline kita jadikan momentum agar anak-anak Indonesia melawan kekerasan itu dan anak-anak Indonesia bisa diselamatkan," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait. 

Senyatanya, Engeline memang telah menjelma "monumen". "Monumen" itu berdiri tegak di dalam hati setiap orang. Manakala menyebut kasus kekerasan terhadap anak, kini orang langsung teringat wajah manis Engeline. Drama yang mengiringi kasus ini memperkuat ingatan orang atas kasus Engeline. 

“Monumen" Engeline di dalam hati adalah kesadaran baru untuk membesarkan anak-anak tanpa kekerasan. “Monumen" Engeline di dalam sanubari adalah sikap kultural untuk peduli tatkala mengetahui atau membaca tanda-tanda seorang anak menjadi korban kekerasan, di mana pun, kapan pun. 

Justru, "monumen" di dalam diri ini yang lebih kuat tinimbang monumen fisik di luar diri. Pasalnya, sikap antikekerasan terhadap anak erat kaitannya dengan berbagai faktor penyebab yang amat kompleks. Mulai dari kemiskinan hingga sikap permisif masyarakat dalam memandang kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungannya. 

Pemerintah Kota Denpasar tampaknya tepat mengambil peran ini, terlebih lagi ibukota Provinsi Bali ini sempat dinobatkan sebagai Kota Layak Anak. Kasus Engeline tidak mesti disikapi sebagai tamparan atas penghargaan Kota Layak Anak yang didapat, tetapi justru dijadikan momentum memperkuat dan mempertajam langkah konkret mewujudkan Denpasar sebagai Kota Layak Anak. (b.)

Teks: Sujaya



COMMENTS

BLOGGER
Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: "Monumen" Engeline, Kesadaran Baru Antikekerasan Terhadap Anak
"Monumen" Engeline, Kesadaran Baru Antikekerasan Terhadap Anak
Engeline dijadikan ikon perlawanan kekerasan terhadap anak. Bahkan muncul rencana membangun monumen Engeline. Namun, "monumen" di dalam diri sebagai kesadaran baru jauh lebih penting.
http://2.bp.blogspot.com/-dafudxZYNNo/VYXlEenB4KI/AAAAAAAACro/TR5jio9TU68/s400/Kasus%2BEngeline.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-dafudxZYNNo/VYXlEenB4KI/AAAAAAAACro/TR5jio9TU68/s72-c/Kasus%2BEngeline.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2015/06/monumen-engeline-kesadaran-baru.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2015/06/monumen-engeline-kesadaran-baru.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content