Tradisi "Dinas Kala Paksa", Mengapa Orang Bali Memasang "Sesuwuk"?

Hari ini, Sukra wage wuku Wayang disebut dalam tradisi Bali sebagai dina kala paksa. Orang Bali biasanya mempersembahkan seaji disertai sesuuk. Mengapa? Apa makna tradisi dina kala paksa?

Hari ini, Jumat (10/4), kalender Bali menandainya sebagai Sukra Wage wuku Wayang. Secara tradisi, orang Bali menyebutnya sebagai dina (hari) kala paksa atau dina ala paksa. Di beberapa tempat sering pula disebut sebagai hari pamagpag kala. Pada hari ini biasanya orang Bali akan memasang sesuuk (semacam penanda) di setiap palinggih (bangunan suci) dan lebuh (pintu masuk rumah). Mengapa?

Orang Bali meyakini, dina kala paksa, sehari sebelum Tumpek Wayang, sebagai hari yang tenget (angker) atau leteh (kotor). Hari ini dipercaya sebagai puncak kekotoran dunia (rahina cemer).


Lontar Sundarigama, sebagaimana dikutip IBP Sudarsana dalam buku Acara Agama Hindu, menyebut saat dina kala paksa, umat mesti mempersembahkan sesaji khusus sebagai simbol menetralisir kekuatan buruk. Salah satu persembahan yang khas di hari kala paka, yakni sesuuk berupa daun pandan berduri yang diolesi kapur sirih. Daun pandan berduri itu biasanya dipotog-potong sepanjang sekitar 5 cm, lalu diolesi kapur sirih dengan tanda tapak dara (tanda silang). 

Selain dipasang pada setiap palinggih, daun pandan berdiri yang sudah dipotong-potong dan dioleasi tanda tapak dara dengan kapur sirih itu diletakkan dalam sebuah sidi (nyiru) disertai benang tridatu (tiga warna: merah, hitam, dan putih). Pada nyiru itu juga diisi takir diisi triketuka (mesui, kesuna dan jangu) dan canang sari. Selain itu, dilengkapi juga dengan api dakep (api yang dihasilkan dari sabut kelapa yang disilangkan). Di akhir upacara, sesaji ini ditaruh di tanah di depan pintu masuk masuk (lebuh). Ada juga yang membuangnya di tempat pembuangan sampah. Ritual ini biasanya dilaksanakan pagi hari. 

Tak hanya itu, pada dada masing-masing umat juga diisi tanda tapak dara menggunakan kapur sirih. Sesaji ini, menurut IBP Sudarsana, sebagai simbol penetralisir kekuatan buruk dina kala paksa

Doa yang dilantunkan selama prosesi ritual ini, memohon keselamatan agar energi buruk menjelma energi baik sehingga memberi manfaat dan kesejahteraan bagi umat manusia. Orang-orang awam awam biasanya menyatakan ritual khusus pada hari dina kala paksa sebagai sebentuk pengharapan agar manusia tidak dimangsa kala. 

"Dina kala paksa itu kan sehari menjelang Tumpek Wayang, hari puncak Batara Kala. Kalau tidak waspada, kita bisa tadah kala (dimangsa kala)," kata Ni Nyoman Taman, seorang warga Denpasar. 


Selain memasang sesuuk, orang Bali biasanya juga berpantang terhadap beberapa aktivitas pada hari dina kala paksa, seperti tidak berkeramas. Para sulinggih (pendeta) juga pantang memuja pada hari dina kala paksa. (b.)


COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Tradisi "Dinas Kala Paksa", Mengapa Orang Bali Memasang "Sesuwuk"?
Tradisi "Dinas Kala Paksa", Mengapa Orang Bali Memasang "Sesuwuk"?
Hari ini, Sukra wage wuku Wayang disebut dalam tradisi Bali sebagai dina kala paksa. Orang Bali biasanya mempersembahkan seaji disertai sesuuk. Mengapa? Apa makna tradisi dina kala paksa?
http://1.bp.blogspot.com/-E5bdv6y4o-E/VSb1ZHbkRFI/AAAAAAAACbQ/8fqBnoOIurc/s1600/Sesuuk%2BDina%2BKala%2BPaksa.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-E5bdv6y4o-E/VSb1ZHbkRFI/AAAAAAAACbQ/8fqBnoOIurc/s72-c/Sesuuk%2BDina%2BKala%2BPaksa.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2015/04/tradisi-dinas-kala-paksa-mengapa-orang.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2015/04/tradisi-dinas-kala-paksa-mengapa-orang.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content