Kedonganan Hidupkan Lagi Tradisi "Mabuug-buugan" Setelah 60 Tahun Tak Digelar

Ngembak Gni, Tradisi Hari Nyepi, Tradisi Mabuug-buugan, Mandi Lumpur, Kedonganan

Bertepatan dengan hari Ngembak Gni (sehari setelah Nyepi), Minggu (22/3) masyarakat Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung menghidupkan kembali tradisi Mabuug-buugan. Tradisi ini sudah sekitar 60 tahun tidak pernah digelar lagi. Karang Taruna Eka Santhi Kedonganan menjadi pelopor yang merekonstruksi tradisi ini. 

Tradisi Mabuug-buugan terbilang unik. Para peserta yang didominasi anak-anak muda serta sebagian kecil anak-anak dan orang dewasa itu mandi lumpur di daerah rawa-rawa di kawasan hutan bakau Kedonganan. Dengan hanya mengenakan kamben mabulet ginting (kain setinggi pinggang dengan ujung kain ditarik ke belakang) mereka melumuri seluruh tubuhnya dengan lumpur. Sesekali mereka juga melempari tubuh rekannya dengan lumpur sehingga terlihat seperti tengah berperang lumpur. Kendati sekujur tubuh ditutupi lumpur hingga terlihat hitam legam, para peserta tradisi itu tetap terlihat begitu bergembira. 


Seusai bermain lumpur, anak-anak muda yang semuanya laki-laki ini berlari bersama menuju Pantai Kedonganan. Di sini mereka membersihkan diri lalu saling bertegur sapa sebagai wujud syukur. 

Ketua Karang Taruna Eka Santhi Kedonganan, I Wayan Yustisia Semarariana menyatakan sebagai generasi muda pihaknya merasa terpanggil untuk menghidupkan kembali tradisi masyarakat Kedonganan yang pernah hampir hilang itu. Karena itu, setelah melakukan penelitian sederhana, pihaknya mencoba merekonstruksi tradisi ini.

"Kami ingin mengajak generasi muda Kedonganan untuk memahami dan memaknai tradisi warisan leluhurnya. Ini sebagai media edukasi sekaligus mempererat kebersamaan di antara masyarakat Kedonganan," kata Yustisia. 

Bhaga (Wakil Bidang) Pelestarian Tradisi, Budaya dan Pendidikan Karang Taruna Eka Santhi Kedonganan, I Made Sudarsana menjelaskan mabuug-buugan berasal dari kata buug yang dalam bahasa Bali berarti 'tanah/lumpur'. Mabuug-buugan berarti 'beraktivitas dengan tanah/lumpur'. 

Secara konseptual, kata Sudarsana, tanah atau lumpur merupakan cerminan perthiwi (bhur) yang menjadi sumber kemakmuran. Karena itu, tradisi mabuug-buugan juga bisa dimaknai sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas karunia kesuburan yang melimpah.

Tokoh masyarakat Kedonganan, I Ketut Madra menyambut baik upaya anak-anak muda Kedonganan ini. Menurut Madra, upaya ini harus dilanjutkan dengan penelitian lebih mendalam dan pendokumentasian serta pelestarian tradisi yang sudah hampir hilang itu. (b.)


COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Kedonganan Hidupkan Lagi Tradisi "Mabuug-buugan" Setelah 60 Tahun Tak Digelar
Kedonganan Hidupkan Lagi Tradisi "Mabuug-buugan" Setelah 60 Tahun Tak Digelar
Ngembak Gni, Tradisi Hari Nyepi, Tradisi Mabuug-buugan, Mandi Lumpur, Kedonganan
http://3.bp.blogspot.com/-RTDGCcgPnOY/VQ7j-sV38_I/AAAAAAAACRk/CVbRxfMFpcw/s1600/Mabuug-buugan.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-RTDGCcgPnOY/VQ7j-sV38_I/AAAAAAAACRk/CVbRxfMFpcw/s72-c/Mabuug-buugan.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2015/03/kedonganan-hidupkan-lagi-tradisi-mabuug.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2015/03/kedonganan-hidupkan-lagi-tradisi-mabuug.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content