Jejak Siwa-Budha di Tanah Dewata

Siwa-Budha, Pura Sakenan

Teks: I Made Sujaya, Foto: Komang Suryawan

AGAMA Siwa dan Budha pernah bertumbuh pesat di Nusantara. Sejumlah tinggalan agung, misalnya Candi Prambanan dan Borobudur, membuktikan pertemuan dua ajaran penting itu. Di Bali, jejak Siwa dan Budha mengakar kuat. Di Bali kedua agama itu menjadi satu hingga disebut sebagai agama Siwa-Budha yang warisannya masih terjaga hingga kini. 

Anda tentu pernah tangkil ke Pura Sakenan, di Pulau Serangan. Pura ini dipandang sebagai salah satu pura penting sehingga umat kerap mengarus datang ke pura ini saban pujawali yang jatuh tiap Tumpek Kuningan. Tapi, jarang yang tahu, Pura Sakenan mengguratkan jejak ajaran Budha. Kata Sakenan yang dijadikan nama pura diambil dari kata sakya yang artinya “dapat menyatukan langsung pikiran ke hadapan Yang Pencipta”. 

Selain Pura Sakenan, di Jematang, Denpasar juga ada Pura Majapahit yang menggambarkan pertemuan Siwa-Budha. Di pura ini ada relief bergaya India yang menggambarkan kemanunggalan Siwa dan Budha. Sejumlah tempat di Bali juga mecatatkan jejak Budha. Sebut saja Sukawati serta Suwung. Sukawati, menurut I Ketut Widnya dalam tulisannya yang dimuat di majalah Sabda No. 07 Februari 2011, mengingatkan pada kata sukavati dan Suwung mengingatkan para kata sunya yang dekat dengan ajaran Budha. 

Pada masa Bali Kuno, Budha merupakan agama yang memiliki kedudukan sangat kuat dalam masyarakat Bali. Malah, sejumlah penelitian menyebut Budha sebagai agama pertama yang masuk ke Bali. Prasasti-prasasti tertua banyak menyebut tentang agama Budha. Prasasti Blanjong misalnya menyebut raja mencari perlindungan dari Budha untuk kesejahteraan negerinya. Prasasti Landih juga mengandung doa pemujaan kepada Siwa dan Budha: namo sivaya, namo buddhaya. Pertemuan Siwa-Budha mencapai puncaknya tatkala Mpu Kuturan menyatukan kedua agama itu untuk menampung berbagai aliran yang ada di Bali. Penyatuan Siwa-Budha itu diwujudkan dengan pendirian pura kahyangan tiga di masing-masing desa pakraman. 

Di Nusantara persenyawaan Siwa-Budha mencapai puncak pada masa Majapahit. Kala itu pula lahir konsep Bhineka Tunggal Ika yang hingga kini dijadikan sasanti bangsa Indonesia. Bhineka Tunggal Ika merupakan cerminan persatuan Siwa-Budha di Nusantara. 

Pada masa Gelgel, Siwa-Budha mendapat tempat terhormat. Saat Dalem Waturenggong menggelar Homa Yajna serangkaian upacara Eka Dasa Rudra di Pura Besakih, dua orang pendeta Siwa dan Budha memimpin upacara itu. Pendeta Siwa dipercayakan kepada Danghyang Nirartha, sedangkan pendeta Budha dipercayakan kepada Danghyang Astapaka. Praktik kegamaan Hindu di Bali yang diwarisi hingga kini banyak diwarnai mazhab Siwa-Budha. Di Bali, Siwa-Budha hidup berdampingan secara sejajar. Meskipun dalam teks-teks tradisional, kedua agama seringkali saling mengunggulkan diri. Dalam teks-teks Siwa, agama Siwa sering diunggulkan. Begitu juga sebaliknya dalam teks-teks Budha, agama Budha yang ditonjolkan. (b.)

COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Jejak Siwa-Budha di Tanah Dewata
Jejak Siwa-Budha di Tanah Dewata
Siwa-Budha, Pura Sakenan
http://4.bp.blogspot.com/-JhZhrp9zK5s/T6UpbD20pOI/AAAAAAAAAp8/sc7fO9v2LGY/s320/sembahyang%2Bdi%2Bpura%2Bsakenan%2B4.JPG
http://4.bp.blogspot.com/-JhZhrp9zK5s/T6UpbD20pOI/AAAAAAAAAp8/sc7fO9v2LGY/s72-c/sembahyang%2Bdi%2Bpura%2Bsakenan%2B4.JPG
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2012/05/jejak-siwa-budha-di-tanah-dewata-agama.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2012/05/jejak-siwa-budha-di-tanah-dewata-agama.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content