Bendesa Adat Jadi Tim Sukses? Tak Salah, tapi kurang Baik

Wayan P. Windia, Bendesa Adat Jadi Tim Sukses, Desa Adat dan Politik


Wawancara dengan Pakar Hukum Adat Bali, Wayan P. Windia

Setiap kali pemilihan umum, apalagi pemilihan kepala daerah seperti bupati dan gubernur, keberadaan desa pakraman senantiasa menarik minat para kandidat atau partai politik (parpol) untuk mendekati. Soliditas krama desa adat memang cukup menggiurkan untuk menangguk dukungan politik. Lantas, bagaimana semestinya desa adat menyikapi pilgub mendatang? Berikut petikan perbincangan balisaja.com dengan pakar masalah adat, Wayan P. Windia.

--------------------------------------------- 
DALAM setiap pemilihan kepala daerah (pilkada), termasuk pemilihan Gubernur Bali, keberadaan desa adat atau banjar adat sering kali didekati para kandidat. Apa sesungguhnya yang menjadi kekuatan desa adat sehingga menjadi begitu memikat dalam suatu hajatan politik? 
Desa adat itu merupakan organisasi tradisional yang sangat solid. Ada ikatan yang cukup kuat di kalangan warga desa adat. Kalau mau dimanfaatkan untuk kepentingan politik, ini memang sangat potensial. Karena itu, desa adat menjadi sangat memikat bagi para tokoh-tokoh politik. Nah, persoalannya sekarang, apakah desa adat mau dibegitukan. 

Semestinya bagaimana desa adat bersikap? 
Yang paling penting, jangan memberikan dukungan atau pernyataan terkait masalah politik. Swadharma desa adat tidak seperti itu. Kebetulan saja organisasi ini solid. Namun, kesolidan itu bukan untuk kepentingan politik, kepentingan kekuasaan. Dukungan atau pernyataan politik kepada kandidat atau kelompok tertentu justru bisa memecah kesolidan desa adat. Misalnya, tempekan kangin mendukung si A, tempekan kauh mendukung si B. Akhirnya kedua tempekan itu menjadi saling cureng. Kalau mau dukung-mendukung, sebaiknya atas nama pribadi. Kalau atas nama adat/banjar, jangan sekali-sekali. Desa adat dibuat bukan untuk itu. 

Bagaimana desa adat/banjar adat menyikapi sumbangan yang diberikan kandidat? 
Siapa saja bisa memberikan sumbangan kepada desa adat/banjar adat. Gubernur memberikan sumbangan, investor memberikan sumbangan, tak ada masalah. Tempatkan sumbangan itu sebagai iktikad baik pihak lain. Memang, yang memberikan sumbangan tentu ada harapan, misalnya untuk bisa didukung. Namun, serahkan hal itu kepada pribadi-pribadi krama desa. Lembaga desa adat jangan memosisikan diri memenuhi atau tidak memenuhi harapan pihak pemberi sumbangan. Sumbangan tetap diterima, pilihan beda, kan tidak masalah. 

Kalau figur bendesa adat menjadi tim sukses salah satu calon, bagaimana? 
Kalau melarang (bendesa adat jadi tim sukses), apa urusannya? Jusuf Kalla misalnya menjadi wakil presiden (wapres) tetapi juga menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Megawati saat menjadi presiden juga menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan. Kalau bisa baik semuanya, tak apa-apa figur bendesa adat menjadi tim sukses. Sepanjang tidak memanfaatkan fasilitas desa adat. Misalnya, karena bendesa adat jadi tim sukses, lalu kulkul digunakan, balai banjar dimanfaatkan. Ini yang tak boleh. Kalau mau jadi tim sukses, sebaiknya figur seorang bendesa adat tidak memusatkan aktivitasnya di desanya, tetapi ke luar desa. Hanya memang, sebaiknya bendesa adat tidak menjadi tim sukses. Tidak salah, memang, tetapi kurang baik. 

Apa harapan Anda terhadap desa adat/banjar adat maupun para kandidat serta tokoh partai politik terkait pilgub mendatang? 
Yang jelas, sekali lagi, desa adat/banjar adat jangan sekali-sekali menyatakan dukungan secara kelembagaan kepada salah satu kandidat atau parpol tertentu. Soal dukungan itu biarkan menjadi urusan pribadi-pribadi krama. Sebaliknya, para kandidat atau pun tokoh-tokoh parpol juga mesti menahan diri dalam memasarkan kepentingannya di desa pakraman. Prinsip-prinsip dasar desa pakraman tetap harus diperhatikan. Patut diingat, orang-orang di desa pakraman adalah orang Bali, para kandidat serta tokoh-tokoh parpol juga orang Bali. Jangan sampai terpecah belah gara-gara politik. Yang penting juga dicatat, konsentrasi kita sekarang sepertinya tersedot ke pemilu, termasuk pilkada. Ini sebetulnya kurang baik. Anggap saja semua itu sebagai sesuatu yang wajar. Jangan semua pikiran dan tenaga difokuskan ke sana sehingga sampai mengabaikan persoalan-persoalan lain. Kita masih banyak punya pekerjaan lain. (b.)

COMMENTS

BLOGGER


 

Nama

Bale Bengong,5,BALI ADVERTORIAL,26,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,56,BALI JANI,263,Bali Kui,1,Bali Legenda,2,Bali Mawacara,4,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,4,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,11,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,9,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,6,Bali Tempat Suci,8,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,169,Bali Unik,3,BALI WISATA,20,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Cakepan,5,Desa Mawacara,10,Dresta Bali,27,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,2,Nyama Braya,11,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Sarwa Prani,3,SASULUH,4,Segara Giri,6,SEMETON,4,Timpal,10,Wali Bali,10,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com: Bendesa Adat Jadi Tim Sukses? Tak Salah, tapi kurang Baik
Bendesa Adat Jadi Tim Sukses? Tak Salah, tapi kurang Baik
Wayan P. Windia, Bendesa Adat Jadi Tim Sukses, Desa Adat dan Politik
http://1.bp.blogspot.com/_vbTJAqnzRlk/R-Yw0bVjImI/AAAAAAAAAPw/GitJyqyXS64/s400/Wayan+P.+Windia
http://1.bp.blogspot.com/_vbTJAqnzRlk/R-Yw0bVjImI/AAAAAAAAAPw/GitJyqyXS64/s72-c/Wayan+P.+Windia
balisaja.com
https://www.balisaja.com/2008/03/bendesa-adat-jadi-tim-sukses-tak-salah.html
https://www.balisaja.com/
http://www.balisaja.com/
http://www.balisaja.com/2008/03/bendesa-adat-jadi-tim-sukses-tak-salah.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Baca Lengkap Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All Baca Juga LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Maaf, tidak ada artikel yang sesuai dengan pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content