Ucap Syukur lewat "Penjor"

Penjor, Hari Raya Galungan dan Kuningan, Makna Penjor Galungan

GALUNGAN selalu identik dengan penjor. Ketika Galungan tiba, laki-laki Bali akan suntuk menghias penjor lalu menancapkannya di depan pintu rumah masing-masing saat Penampahan Galungan. Apalagi di daerah Bali Selatan, seperti Gianyar, Denpasar dan Badung, orang berlomba-lomba membuat penjor semeriah mungkin dengan aneka sentuhan seni.


Penjor, menurut penulis buku-buku agama Hindu, I Gusti Ketut Widana dalam buku Lima Cara Beryadnya, secara filosofis sebagai lambang perthiwi (bumi) dengan segala hasilnya yang disebut Sanghyang Anantabhoga. Juga berarti persembahan ke hadapan Batara Mahadewa yang berstana di Gunung Agung.

"Arti lainnya yang lebih bersifat universal adalah sebagai tanda terima kasih atas segala waranugraha (anugerah atau karunia)-Nya yang telah dilimpahkan kepada umat manusia," kata Widana. Karena itulah, imbuh Widana, dari segi ritual apa yang ditampilkan dalam sebuah penjor adalah berupa hasil-hasil bumi yang terkelompok ke dalam sebutan palabungkah-palagantung ditambah banten penjor.


Penekun sastra Hindu, Drs. IB Putu Sudarsana, MBA., M.M., dalam buku Ajaran Agama Hindu (Acara Agama) menyebut penjor berasal dari kata peenyor yang diartikan sebagai pengajum atau pengastawa. Penjor sendiri dimaknai Sudarsana sebagai simbol pemujaan ke hadapan Sang Hyang Siwa Meneng beserta dengan Ista Dewata-nya yang distanakan di Pura Besakih.
Aneka sarana dalam penjor pun, menurut Sudarsana, memiliki makna tersendiri. Kain putih merupakan simbol kekuatan Hyang Iswara. Bambu sebagai simbol kekuatan Hyang Mahesora. Jajan sebagai simbol dari kekuatan Brahma. Kelapa sebagai simbol kekuatan Hyang Rudra. Janur sebagai simbol kekuatan Hyang Mahadewa. Daun-daunan (plawa) sebagai simbol kekuatan Hyang Sangkara. Palabungkah, palagantung sebagai simbol kekuatan Hyang Wisnu. Tebu sebagai simbol kekuatan Hyang Sambu. Sanggah Ardha Candra sebagai simbol kekuatan Hyang Siwa. Sementara upakara-nya sebagai simbol kekuatan Hyang Sada Siwa dan Parama Siwa.


Menurut buku Himpunan Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu (I-XIV) penjor merupakan simbol gunung yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan seperti Gunung Agung. Tujuan pemasangan penjor sebagai wujud rasa bhakti dan terima kasih ke hadapan Hyang Widhi.


Bahan penjor adalah sebatang bambu yang ujungnya melengkung, dihiasi dengan daun kelapa/enau yang muda serta daun-daunan lainnya (plawa). Perlengkapan penjor meliputi palabungkah (umbi-umbian) seperti ketela rambat, palagantung seperti kelapa, mentimun, pisang dan sebagainya, palawija (biji-bijian) yaitu jagung, padi dan sebagainya, jajan, 11 uang kepeng/logam serta sanggah lengkap dengan sesajennya. Pada ujung penjor digantungkan sampian penjor lengkap dengan porosan (sirih, kapur, pinang) dan bunga. Penjor ditancapkan pada lebuh di depan sebelah pintu masuk pekarangan rumah, sedangkan sanggah dan lengkungan ujung penjor menghadap ke tengah jalan.


Penjor Galungan mulai dipancangkan pada Anggara Wage Dungulan (sehari sebelum Galungan) setelah menghaturkan banten Penampahan Galungan. Namun di beberapa tempat terkadang penjor sudah mulai dipasang pada saat Penyajaan Galungan.


Penjor dapat dicabut pada Redite Umanis Langkir (sehari setelah Kuningan). Sementara itu, perlengkapan seperti sampian, lamak serta perlengkapan upakara Galungan lainnya dapat dibakar dan abunya sebagian disimpan pada kelapa gading muda yang di-kasturi


Tapi, umumnya orang Bali mencabut penjor Galungan pada hari Buda Kliwon Pahang (35 hari setelah hari raya Galungan).Pada saat itu, abu dalam kelapa gading dilengkapi dengan sarana kwangen dan 11 uang kepeng/logam selanjutnya ditanam di pekarangan rumah atau dihanyutkan disertai permohonan pakukuh jiwa urip (kedirgayusan). (b.)

COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Ucap Syukur lewat "Penjor"
Ucap Syukur lewat "Penjor"
Penjor, Hari Raya Galungan dan Kuningan, Makna Penjor Galungan
http://2.bp.blogspot.com/-NliHZxOgVh4/UmNIlFJYFAI/AAAAAAAABSM/9Eh5DCrsOqA/s640/Galungan.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-NliHZxOgVh4/UmNIlFJYFAI/AAAAAAAABSM/9Eh5DCrsOqA/s72-c/Galungan.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2008/01/ucap-syukur-lewat-penjor.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2008/01/ucap-syukur-lewat-penjor.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content