Warga Kukuh Pantang Tebang Pohon di Alas Kedaton

Alas Kedaton, Bali Pantang Tebang Pohon, Kukuh

Kawasan hutan Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan hingga kini tetap terjaga kelestariannya. Kondisi ini tidak terlepas dari tradisi yang tetap dipertahankan warga setempat yakni berpantang menebang pepohonan atau pun mengganggu kera dan kalong di kawasan hutan. Tak tersurat dalam awig-awig (peraturan di desa adat/pakraman), memang, tetapi pantangan ini sangat dipatuhi warga Kukuh. Ada keyakinan musibah datang bila keasrian kawasan hutan itu diusik. 




Alas Kedaton merupakan sebuah objek wisata ternama di Bali dengan ciri khas hutannya yang asri dan kera serta kalong yang lucu. Alas Kedaton memiliki luasan sekitar 6,5 hektar. Pepohonan yang tumbuh di hutan ini sangatlah beragam. “Ada sekitar 32 jenis pohon,” tutur Bendesa (tetua adat) Pakraman Kukuh, Drs. IGM Purnayasa, S.H., M.Si. Sementara populasi keranya sendiri diperkirakan mencapai 1.800 ekor. 

Kawasan Alas Kedaton bisa terjaga kelestariannya hingga sekarang tidak terlepas dari tradisi yang dijaga ketat warga setempat yakni berpantang menebang pohon atau pun mengganggu kera di kawasan hutan. Pantangan ini, kata Purnayasa, memang tidak tersurat dalam awig-awig. Namun, warga setempat sangat menaatinya.

“Kami sudah nami (mewarisi) seperti itu dari para leluhur dan tidak berani melanggar. Dalam awig-awig yang tersurat memang tidak ada, tetapi awig-awig kan juga ada yang tidak tertulis,” kata mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Tabanan ini.


Namun, imbuh Purnayasa, penebangan pohon di kawasan Alas Kedaton dibolehkan tetapi hanya untuk kepentingan pembangunan di Pura Dalem Kayangan Kedaton yang berada di dalam kawasan hutan. Misalnya, untuk memperbaiki bangunan pelinggih (tempat suci) yang rusak.

“Kalau sekarang ada pelinggih di pura yang rusak mungkin dimanfaatkan kayu-kayu yang ada di luar kawasan hutan. Kalau dulu, senantiasa kayu-kayu yang ada di dalam hutan saja yang dipakai,” imbuh Purnayasa.

Meski begitu, sebelum menebang pohon, seperti biasa tentu mesti matur piuning (minta izin) ke hadapan Ida Batara di Pura Dalem Kayangan Kedaton. Ini semacam permohonan izin sekaligus minta restu agar penebangan pohon berjalan sukses dan tujuan pemanfaatan kayu yang ditebang bisa tercapai.


Hingga kini belum pernah ada warga Kukuh atau pun warga dari luar desa yang melanggar pantangan menebang pohon di Alas Kedaton. Tidak ada yang berani mencoba-coba karena yakin hukuman niskala (tidak tampak oleh mata) menimpa jika berani melanggar.


Hanya, kata Purnayasa, untuk kera pernah ada seorang pemuda Kukuh yang sedikit nakal mencoba menabrak kera yang kebetulan melintas di jalan dekat hutan. Tak dinyana, sang pemuda menjadi tersesat, tidak mengenali rumahnya sendiri. Dia malah memasuki rumah orang lain.

“Itu diyakini sebagai pertanda si pemuda diingatkan bahwa kera-kera di dalam hutan tidak boleh diganggu apalagi disakiti,” ujar Purnayasa.

Sepintas tradisi ini terasa kental klenik. Namun, di balik tradisi ini tersimpan kecerdasan sekaligus kearifan lokal untuk menjaga kelestarian hutan. Dan terbukti, hutan itu bisa terjaga dan diwarisi hingga kini. Bahkan, tahun 2004 lalu, Desa Adat Kukuh mendapat sertifikat Kalpataru dari Presiden RI untuk keberhasilan menjaga kelestarian Alas Kedaton.

Selain teguh menjaga tradisi warisan leluhur, krama (warga) Desa Pakraman Kukuh juga berolah cerdas dengan aksi nyata melestarikan hutan. Mulai dari memagari hutan sehingga batas-batasnya jelas hingga penanaman pohon-pohon baru agar hutan bertambah lebat. Terakhir, Desa Pakraman Kukuh merencanakan untuk memberi nama pohon-pohon di Alas Kedaton sehingga menjadi pengetahuan bersama. (b.)
______________________________________ 

Penulis: I Made Sujaya 
Foto: I Made Sujaya 
Penyunting: Ketut Jagra

COMMENTS

BLOGGER

SLOKA BALI$type=blogging$m=0$cate=0$sn=0$rm=0$c=4$va=0

/fa-fire/PALING DICARI$type=one

Nama

Bale Bengong,8,BALI ADVERTORIAL,25,Bali Aga,7,BALI FIGUR,20,Bali Hari Suci,7,Bali Herbal,3,Bali Hijau,2,Bali Iloe,60,BALI JANI,265,Bali Merawat Bumi,1,Bali Merenung,6,BALI MITOLOGI,2,BALI OPINI,12,Bali Pariwara,12,Bali Pujangga,1,Bali Pustaka,3,Bali Realita,2,Bali Sastra,1,Bali Simbol,2,Bali Spiritual,5,Bali Tempat Suci,2,Bali Terkini,5,Bali Tradisi,163,Bali Unik,3,BALI WISATA,15,BALINESIA,1,Boga Bali,2,Buda Wage Kelawu,3,Buku Bali,6,Cakepan,6,Cerpen,4,Desa Mawacara,21,Dewasa Ayu,6,Dresta Bali,13,EKONOMI,1,Hari Soma Ribek,2,Keto Kone,4,Legenda Bali,3,Nyama Braya,12,Oka Rusmini,2,POLITIK,6,Puisi,4,Rerahinan,1,Sarwa Prani,4,SASULUH,4,Segara Giri,13,SEMETON,4,Sima Dresta,27,Sloka Bali,11,Timpal,10,Ulasan,3,Wali Bali,16,Widya Pataka,5,Wija Kasawur,4,WISATA DESA,5,Wisata Kuliner,1,
ltr
item
balisaja.com - Bernas dan khas Bali: Warga Kukuh Pantang Tebang Pohon di Alas Kedaton
Warga Kukuh Pantang Tebang Pohon di Alas Kedaton
Alas Kedaton, Bali Pantang Tebang Pohon, Kukuh
https://1.bp.blogspot.com/-dHHowgHNwOE/YJvfhxBT0II/AAAAAAAABCg/6Ugrpdz2yw0m99e6AElpQ1qU4dbryH40gCLcBGAsYHQ/w480-h640/Alas%2BKedaton-2.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-dHHowgHNwOE/YJvfhxBT0II/AAAAAAAABCg/6Ugrpdz2yw0m99e6AElpQ1qU4dbryH40gCLcBGAsYHQ/s72-w480-c-h640/Alas%2BKedaton-2.jpg
balisaja.com - Bernas dan khas Bali
https://www.balisaja.com/2007/12/warga-kukuh-pantang-tebang-pohon-di.html
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/
https://www.balisaja.com/2007/12/warga-kukuh-pantang-tebang-pohon-di.html
true
7771212736280013593
UTF-8
Loaded All Posts Mohon maaf, tidak ditemukan artikel yang cocok LIHAT SEMUA Baca Lengkap Balas Batalkan Balasan HAPUS Oleh BERANDA HALAMAN ARTIKEL LIHAT SEMUA Disarankan untuk Anda LABEL ARSIP TELUSURI SEMUA ARTIKEL Mohon maaf, tidak ada artikel yang sesuai pencarian Anda Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content