Terkini

Paus Mati Terdampar di Klungkung, Ini Jenisnya

Publik di kawasan Klungkung dan sekitarnya dihebohkan dengan terdamparnya seekor ikan paus yang sudah dalam keadaan mati di Pantai Batu Tumpeng, Desa Gelgel, Klungkung, Senin (14/3) pagi. Pada saat yang sama juga ditemukan seekor anak paus Pantai Sampalan dekat Pelabuhan Batununggul, Nusa Penida. Paus yang mati terdampar itu dari jenis paus sperma (Physeter macrocephalus).

Ikan paus yang terdampar di Pantai Batu Tumpeng memiliki panjang 16,2 meter dan diameter tubuh 11 meter. Sementara anak paus yang terdampar di Nusa Penida memiliki panjang 233 centimeter, lebar 37 centimeter, dan diameter 128 centimeter. Sedangkan lebar ekor 48 centimeter.

Warga pun berbondong-bondong memadati Pantai Batu Tumpeng untuk melihat dari dekat ikan raksasa itu. Bahkan, yang disayangkan sejumlah kalangan, sebelum tim gabungan pemerintah daerah tiba, sejumlah warga sudah ada yang menjarah gigi dan daging ikan paus. 

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di dinding akun Facebook-nya mengunggah foto-foto evakuasi bangkai paus yang baru bisa diselesaikan pada Selasa (15/3) sekitar pukul 02.00 Wita. Evakuasi menggunakan alat berat bantuan dari Sinar Bali. Karena itu, Suwirta menyampaikan terima kasih kepada Sinar Bali dan berbagai pihak terkait yang membantu proses evakuasi bangkai paus. 

Evakuasi bangkai paus menggunakan alat berat
(Sumber foto: https://www.facebook.com/I-Nyoman-Suwirta-448852031900611/)

Sebagaimana dilansir harian Kompas, pengajar Ilmu Kelautan di Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Yulianto Suteja mengungkapkan, ikan paus yang terdampar di Klungkung itu paus sperma termasuk jenis paus terbesar dalam kelompok paus bergigi. Di perairan selatan Bali, kata dia, banyak ditemukan paus.

Paus sperma sering juga paus kepala kotak. Menurut wikipedia.org, paus ini dinamakan paus sperma karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya, dan pada awalnya dikira sebagai sperma.

Kepala yang besar memang menjadi cirri khas paus sperma, terlebih lagi pejantannya. Nama spesiesnya sendiri macrocephaluss diambil dari bahasa Yunani untuk "kepala besar".

Paus sperma mempunyai 20-26 pasang gigi kerucut pada rahang bawah mereka. Setiap gigi bisa mempunyai berat sampai satu kilogram. Para ilmuwan menduga gigi-gigi itu digunakan dalam pertengkaran antara paus jantan dalam spesies yang sama. (b.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

balisaja.com Desain Templateism.com Hak Cipta © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.