Terkini

Malam Pergantian Tahun di Denpasar, Air Mancur Menari di Taman Kota Diserbu Warga

Perayaan malam pergantian tahun di Kota Denpasar, Kamis (31/12) menawarkan suasana baru. Selain kemeriahaan Denpasar Festival di kawasan Catur Muka Jalan Gajah Mada, Taman Kota Denpasar di Lumintang juga diserbu warga kota. Daya tarik utamanya tiada lain air mancur menari yang juga difungsikan sebagai layar air untuk tayangan seni tari Bali. 

Sejak mulai dinyalakan, kolam berdiameter sekitar 20 meter di tengah taman langsung dikerubuti warga. Begitu atraksi air mancur menari disertai tata lampu dan alunan musik muncul, warga berlomba mengabadikannya menggunakan telepon seluler (ponsel). Warga juga menikmati manakala air mancur yang menyerupai kipas difungsikan sebagai layar tempat menayangkan seni tari Bali. 

Atraksi air mancur menari di Taman Kota Lumintang diserbu warga kota.
"Ya, agak mirip Singapura juga," celetuk seorang pengunjung. 

Nyoman Dipa, seorang pengunjung dari Peguyangan mengaku sudah menanti-nantikan atraksi air mancur menari dan tayangan layar air di Taman Kota Lumintang. Dia mengajak istri, anak-anak dan orang tuanya untuk menyaksikan hiburan baru di Kota Denpasar itu. 

"Saya baca di koran katanya ada air mancur menari di Lumintang seperti di Singapura. Saya jadi penasaran. Ya, lumayan juga jadi hiburan baru," kata Dipa. 

Warga lain, Ketut Santi mengapresiasi upaya Pemkot Denpasar mempercantik Taman Kota Lumintang dengan menampilkan atraksi air mancur menari. Dia berharap, atraksi ini tidak hanya ditampilkan saat malam pergantian tahun, tetapi juga setiap malam. 

Namun, Santi menilai tayangan pada layar air kurang menarik. Tayangan video pentas tari Bali mesti disesuaikan dengan karakter layar air, bukan memindahkan tayangan video begitu saja ke layar air. Video yang cocok yang ditayangkan berupa potongan-potongan gambar atau klip yang sudah disesuaikan sehingga tatkala ditayangkan di layar air bisa tampil seperti hologram. 

"Bisa saja menampilkan gambar orang menari Bali, tapi latar belakang yang tepat sebaiknya gelap, sehingga saat ditayangkan ke layar air tampak seperti hologram," kata Santi. 


Menurut situs resmi Pemkot Denpasar, www.denpasarkota.go.id, atraksi air mancur menari di Taman Kota Lumintang menelan biaya Rp 3,3 miliar. Proyek ini dikerjakan mulai 20 Agustus dan diuji coba pada 13 Desember lalu. 

Suasana malam pergantian tahun di Denpasar relatif aman. Perayaan malam pergantian tahun di Kota Denpasar terpusat di sejumlah tempat, di antaranya kawasan Catur Muka Denpasar, Taman Kota Lumintang, Lapangan Puputan Margarana Renon dan Sanur. Di Badung, perayaan malam tahun baru dipusatkan di kawasan Kuta, Seminyak, dan Jimbaran. (b.)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

balisaja.com Desain Templateism.com Hak Cipta © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.