Menu

Mode Gelap
Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI Tumpek Landep: Mengasah Senjata Paling Tajam dalam Hidup Siapkan “BMW” untuk Siswa, SMA Paris Gelar Ujian Kepariwisataan Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

Bali Jani · 24 Okt 2015 23:27 WITA ·

12 Penulis Bali Terima Widya Pataka 2015


					12 Penulis Bali Terima Widya Pataka 2015 Perbesar

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapusipda) Provinsi Bali kembali memberikan penghargaan Widya Pataka kepada para penulis Bali. Tahun ini, penghargaan Widya Pataka diberikan kepada 12 penulis, baik fiksi maupun nonfiksi. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya enam penulis.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Bali, Luh Putu Haryani menjelaskan Widya Pataka diberikan sebagai apresiasi dan motivasi kepada para penulis Bali yang telah mengabdikan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki kepada masyarakat melalui buku. Di sisi lain, penghargaan ini juga untuk menggairahkan industri penerbitan buku di Pulau Dewata. 

Kepala Bapusipda Bali, Luh Putu Haryani (balisaja.com/www.bapusip.baliprov.go.id)

“Penghargaan diberikan dalam bentuk dana bantuan penerbitan buku senilai Rp 15.000.000 untuk masing-masing penulis,” kata Haryani.


Ketua Tim Juri Widya Pataka, Gde Aryantha Soethama menjelaskan kriteria penilaian meliputi lima aspek, yaitu kualitas buku, konsistensi, produktivitas, komitmen penulis serta manfaat karya bagi masyarakat. “Ada satu syarat penting lagi, penulis penerima Widya Pataka harus memiliki naskah buku yang siap terbit,” kata Aryantha Soethama. 

(Baca: Sedikit Penulis Bali Miliki Naskah Buku Siap Terbit)

Berikut 12 Penerima Widya Pataka 2015 

Kategori Fiksi Berbahasa Bali
1. Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten (Jro Lalung Ngutah
2. I Gusti Agung Wiyat S. Ardi (Bogolan
3. Ni Kadek Widiasih (Sang Kinasih

Kategori Fiksi Berbahasa Indonesia 
1. Kadek Sonia Piscayanti (Perempuan Tanpa Nama
2. Putu Satria Kusuma (Cupak Tanah).

Kategori Nonfiksi 

1. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa (Budaya, Partai Politik, dan Masyarakat)
2. Ida Agung Made Gayatri (Budaya Kanuragan Bali)
3. I Nyoman Gde Suardana (Rupa Nir-Rupa Arsitektur Bali)
4. I Gede Mahardika (Bioenergetika Hewan Tropika
5. I Dewa Gede Palguna (Ancaman Perang dari Ruang Angkasa: Telaah Yuridis Perspektif Hukum Internasional
6. Hardiman (Eksplo(ra)si Tubuh: Esai-esai Kuratorial Seni Rupa)
7.  I Gede Semadi Astra (Birokrasi Pemerintahan Bali Kuno Pada Abad XII—XIII: Sebuah Kajian Epigrafis).

Kepala Sub Bidang Deposit Bapusipda Bali, IGN Wiryanatha menjelaskan penghargaan bakal diserahkan akhir November mendatang yang dirangkaikan dengan diskusi seputar dunia penerbitan buku di Bali dan bedah buku. Empat buku yang bakal dibedah, Budaya Kanuragan BaliEksplo(ra)si Tubuh: Esai-esai Kuratorial Seni Rupa, Perempuan Tanpa Nama dan Bogolan(b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI

31 Mei 2026 - 10:51 WITA

Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung

27 Februari 2026 - 15:12 WITA

Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

17 Februari 2026 - 22:31 WITA

Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa

16 Februari 2026 - 22:37 WITA

Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali

15 Februari 2026 - 21:45 WITA

Ketika Presiden Soroti Sampah Pantai Kuta, Jangan Lupakan Amanat UU Pengelolaan Pesisir

5 Februari 2026 - 06:02 WITA

Trending di Bali Jani