Terkini

Setelah Washington DC, Aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa Bergema di Jepang

Aksi menolak reklamasi Teluk Benoa tak hanya terjadi di Bali, tetapi juga hingga ke luar negeri. 11 April 2015 lalu, aksi penolakan disuarakan sekelompok masyarakat Indonesia di Washington DC. Selang sebulan kemudian, 10 Mei 2015 lalu, aksi serupa juga terjadi di Aoba Koen, depan Balai Kota Shizuoka, Jepang.

Seorang warga Bali yang ikut dalam aksi melaporkan peristiwa itu melalui fasilitas pesan Facebook ke balisaja.com. Laporan singkat itu juga disertai sejumlah foto-foto aksi. 

Aksi "Tolak Reklamasi Teluk Benoa" dilakukan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Shizuoka, Jepang, 10 Mei 2015 lalu. (Foto: balisaja.com/istimewa)
Aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa ini dilakukan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Shizuoka-Jepang. Aksi diikuti sekitar 60 orang. Spanduk bertuliskan "Tolak Reklamasi Teluk Benoa" dibentangkan sejumlah peserta aksi yang mengenakan pakaian penari Bali. 

Penolakan didasari keprihatinan atas rencana reklamasi Teluk Benoa yang dikhawatirkan tidak hanya akan merusak ekosistem, tetapi juga dampak sosial, ekonomi dan budaya pascareklamasi. Mereka meminta agar pemerintah membatalkan rencana itu. 

Sebelumnya, sekelompok masyarakat Indonesia di Amerika Serikat menggelar aksi penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa di depan gedung parlemen AS, The Capitol Hill. Sebagaimana dilansir sejumlah media siber (online) dan cetak, Mereka mendesak Presiden Jokowi mencabut Perpres No. 51/2014 yang menghapus fungsi kawasan Teluk Benoa sebagai wilayah konservasi. Mereka memandang Perpres yang dikeluarkan di akhir pemerintahan Presiden SBY itu sarat kepentingan bisnis yang akibatnya akan sangat merugikan kehidupan sosial, ekonomi, kebudayaan, dan bahkan politik di Provinsi Bali. (b.)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

balisaja.com Desain Templateism.com Hak Cipta © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.