Terkini

Jempiring, Maskot Denpasar yang Berkhasiat Mengobati Kencing Manis

Teks dan Foto: I Ketut Jagra

Bagi warga kota Denpasar, bunga jempiring tentu tak asing lagi. Bunga berwarna putih dengan aroma harum ini telah ditetapkan sebagai maskot Kota Denpasar. Istri Walikota Denpasar sebelumnya, Bintang Puspayoga terbilang sangat getol mempromosikan bunga yang di kalangan masyarakat Indonesia dikenal dengan nama kacapiring ini. Istri Walikota Denpasar saat ini, Nyonya Selly D Mantra juga tak kalah gencar mengenalkan jempiring sebagai maskot kotanya. Bunga jempiring diabadikan sebagai nama tari kebesaran Kota Denpasar.

Bagi masyarakat Bali, bunga yang memiliki nama latin Gardenia augusta, Merr. ini memiliki fungsi sebagai bunga upakara seperti lazimnya bunga-bunga berbau harum lainnya. Bunga jempiring biasa digunakan untuk kelengkapan canang sari, pajegan atau pun rangkaian bunga.

Menurut penelitian, bunga jempiring mempunyai senyawa kandungan zat minyak menguap. Minyak menguap tersebut antara lain mengandung unsur linalol dan styrolyl. Umumnya bunga jempiring digunakan untuk membuat minyak wangi.

Jempiring juga merupakan tanaman berkhasiat obat, khususnya bagian daunnya. Sejumlah penyakit seperti diabetes melitus, sariawan, demam dan susah buang air besar bisa diatasi dengan tanaman dari jenis perdu ini.

Untuk obat diabetes melitus (kencing manis) yang dibutuhkan adalah bagian daun jempiring. Ambil sedikitnya 12 lembar daun jempiring, selanjutnya rebus dengan dua gelas air sampai mendidih. Tunggu hingga hanya tersisa segelas saja. Ramuan itu kemudian diminum sekaligus. Lakukan hal ini secara rutin setiap hari.

Sariawan juga bisa disembuhkan dengan memanfaatkan daun jempiring. Ambil sekitar tujuh lembar daun jempiring, dicuci bersih lalu diremas-remas. Tambahkan dengan secangkir air lalu disaring. Selanjutnya dicampur dengan dua sendok makan madu dan sepotong gula aren. Aduk ramuan itu secara merata. Ramuan itulah yang kemudian diminum setiap dua hari sekali.

Cara yang tak sama juga untuk Anda yang sedang mengalami demam. Ambil tujuh lembar daun jempiring dan sepotong gula batu. Daun jempiring yang sudah dicuci bersih itu lalu diremas-remas dengan segelas air. Setelah itu, disaring dan dicampur dengan gula batu. Aduklah ramuan itu sampai merata lalu diminum.

Bagi Anda yang susah buang air besar, juga bisa memanfaatkan jempiring sebagai obat. Yang dibutuhkan adalah sekitar tiga biji buah jempiring. Rebus biji buah itu dengan dua gelas air sampai mendidih. Diamkan hingga tinggal segelas saja. Ramuan ini kemudian diminum.

Tapi, Anda jangan terlalu berlebihan meminum ramuan daun kacapiring karena bisa menyebabkan diare.

Melihat khasiatnya yang demikian banyak, sangat baik untuk menanam jempiring di pekarangan rumah. Tanaman ini mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Akan tetapi, jempiring lebih cocok ditanam di daerah pegunungan atau tempat yang tingginya lebih dari 400 meter di atas permukaan laut.

Perbanyakan jempiring tidaklah terlalu sulit. Cukup dilakukan dengan cara stek. (b.)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

balisaja.com Desain Templateism.com Hak Cipta © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.